Newhopegilbert

Kumpulan Artikel Game

Floating Market Bandung

Floating Market Bandung – Jika membicarakan pasar terapung, mungkin sebagian besar orang akan membayangkan pasar terapung yang terdapat di daerah Kalimantan. Akan tetapi, untuk bisa melihat pasar terapung Anda tidak perlu jauh-jauh terbang ke luar pulau. Cukup datang saja ke Lembang, Bandung, Anda bisa menemukan sebuah tempat wisata dengan konsep pasar terapung namun berbeda dari pasar di Kalimantan.

Floating Market Lembang Bandung pertama kali dibuka di akhir tahun 2012. Pasar terapung di sini dibuat di atas sebuah situ atau danau pemancingan yang bernama Situ Umar. Selain memiliki pasar terapung sebagai daya tarik utama, tempat wisata yang berada di atas wilayah seluas 7,2 hektar ini memiliki berbagai tempat lain yang bisa dijadikan sebagai tempat bermain, wisata edukasi dan wisata keluarga.

Lokasi Floating Market Lembang Bandung

Floating Market Bandung beralamat di Jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tempat ini bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi dan juga kendaraan umum. Ada banyak pilihan jalur jalan yang bisa Anda gunakan untuk menuju lokasi ini sehingga Anda bisa mencari jalan alternatif ketika terjadi kemacetan di perjalan menuju lokasi Floating Market.

Jika menggunakan kendaraan pribadi dan Anda berasal dari arah kota Bandung maka bisa menggunakan jalur Cipaganti, Setiabudhi, Ledeng kemudian Lembang. Namun, jika berasal dari arah Subang maka akan melewati daerah Ciater. Apabila menggunakan kendaraan umum Anda sebaiknya gunakan mobil Stasiun Bandung-Lembang atau bisa juga menggunakan Ciroyom-Lembang.

Jadwal Buka dan Harga Tiket Floating Market Lembang Bandung

Anda bisa berkunjung ke Floating Market Bandung kapan saja karena tempat ini buka setiap hari. Buka mulai pukul 9 dan tutup pukul 5 sore pada hari Senin sampai Jum’at. Sedangkan untuk weekend atau akhir pekan buka jam 9 dan tutup pada pukul 8 malam. Jika ingin terhindar dari kemacetan disarankan untuk datang di hari biasa dan sudah melewati jam sibuk atau jam macet.

Untuk harga tiket masuk baik dewasa maupun anak-anak sama. Setiap pengunjung dikenakan biaya 20 ribu rupiah pada weekday dan 25 ribu rupiah di akhir pekan dan juga hari libur. Untuk harga parkir kendaraan cukup murah yaitu 5 ribu untuk motor dan mobil 10 ribu rupiah. Di dalam lokasi Anda akan dikenakan biaya jika menaiki, mengikuti kegiatan atau memasuki beberapa wahana tertentu.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Floating Market Lembang Bandung

Kegiatan utama yang bisa dilakukan di Floating Market Bandung adalah berbelanja di pasar terapung. Akan tetapi, pasar ini hanya buka mulai dari hari Jum’at hingga Minggu. Alat transaksi yang digunakan pun bukan uang biasa namun koin yang disebut dengan ‘peng’. Kuning sama dengan 5 ribu, biru sama dengan 10 ribu, pink sama dengan 50 ribu dan oranye sama dengan 100 ribu.

Jika suka binatang, Anda bisa memberi makan angsa dan kelinci di Taman Angsa dan Taman Kelinci. Jika ingin sedikit olahraga di atas air maka bisa mencoba naik sampan dan sepeda air. Jika ingin merasakan suasana perkampungan maka bisa mengunjungi Kampung Leuit yang terletak di bagian belakang Floating Market. Untuk mengabadikan setiap momen jangan lupa untuk berfoto.

Sayangnya, sebagian besar wahana atau tempat di dalam Floating Market Bandung ini perlu mengeluarkan kembali uang tambahan. Jadi, tiket masuk tidak termasuk harga setiap wahana yang ada. Akan tetapi, jika Anda hanya ingin berjalan-jalan saja dan menikmati pemandangan maka Anda cukup membayar tiket masuk dan parkir jika membawa kendaraan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *